Posts

Showing posts from April, 2018

Risalah Hidayah

Image
Aku mendengar dari orang yang kupercaya tentang sejarah perjalanan hidup Syaikh al-Imam az-Zahid. Se­moga Allah senantiasa memberikan taufik pada beliau dan memeliharanya dalam menjalankan risalah agama­Nya. Sejarah perjalanan hidup beliau memperkuat keinginanku untuk menjadi saudaranya di jalan Allah Swt. karena mengharapkan janji yang diberikan Allah kepada para hamba-Nya yang saling mencinta. Persaudaraan tidak harus dengan bertemu muka dan berdekatan secara fisik, tapi yang dibutuhkan adalah adanya kedekatan hati dan perkenalan jiwa. Jiwa-jiwa merupakan para prajurit yang tunduk; jika telah saling mengenal, jiwa-jiwa itu pun jinak dan menyatu. Oleh karenanya, aku ikatkan tali persaudaraan dengannya di jalan Allah Swt.. Selain itu, aku harap beliau tidak mengabaikanku dalam doa-doanya ketika sedang berkhal­wat serta semoga beliau memintakan kepada Allah agar diperlihatkan kepadaku bahwa yang benar itu benar dan aku diberi kemampuan untuk mengikutinya, dan yang salah itu s...

Senyum kecilnya (Part 1) | Cerpen santri mufrod mabni

Image
Pagi ini seperti biasa berangkat menuju sekolah. Tempat aku mengajar, tepatnya dipeseisir kota, sekat pantai. Dengan santai aku melajukan sepeda motor kesayanganku. Motor inilah yang telah menemaniku mulai aku duduk di bangku kuliah sampai aku selesai dan sampai aku mengajar, aku mengajar di sekolah dasar islam(SDI)   Murid-murid biasa memanggilku pak Harun.  Ya itulah namaku. Tempatku tinggal tidak seramai pusat kota, tapi juga terlalu sepi seperti di pedesaan.  Aku masih bisa melihat pemandangan pantai yang eloknya masi terjaga. Di pinggirnya masih banyak poho hijau. Tepatnya jalan yang kulewati menuju sekolah itu ada di pinggir pantai. Sungguh setiap pagi aku selalu disambut dengan keindahan alamnya. Membuatku tak lupa untuk selalu bersykur. Itu membuatku lebih bahagia. Tapi seketika aku ingat perkataan ibuku tadi pagi sebelum berangkat, bahkan ini bukan pertama kalinya.bahkan sering.  Apalagi kalau bukan tentang jodoh, ibuku slalu berkata ; ...

Rindu untuk tempat kelahiranku 💌

Image
Pesona langit biru, Seketika itu langkahku terhenti menatap langit biru, Hangat ku rasa ,indah ku pandang CiptaanMu .  Di temani dengan rindu, hatiku mengaduh mengingat tempat kelahiranku , Jantungku berdegup merdu, menikmati alunan langkah kaki yang membawaku kian jauh dari tempat berpijakku, Masih tentang rindu ,hati ini terus berseru.. Berperang dengan waktu, Beradu dengan mimpi yang terus ku serbu..  Agar kepulanganku, Bermanfaat bagi keluargaku, Masyarakat dan bangsaku, Aku harus maju.. Tak boleh jemu, Mencari puing puing ilmu..

Menyapa bahagia (Part 3-Tamat) | Cerpenku

Image
"Shodaqollohul 'adziim.." Suara ramai kami mengkhiri Ngaji subuh pagi ini.. Aku bangkit dari dudukku bersama para santri lainnya untuk menuju asrama kami masing-masing.. Berjalan berjejer dengan saiful yang sesekali mengingat bacaan qur'an ngaji tadi.. "Semangat banget kamu ful" Ucap ku menghentikan bacaannya.. "Hehe.. Aku kan semangat terus mar.. Emangnya kamu, Dikit-dikit lemes.." ngejek saiful di ikuti tawa kecil kami berdua.. "Se-enggaknya masih kuat untuk berangkat ngaji kan ful" Tertawa lebar kami.. "Katanya mau ngopi lagi mar, " Tanya saiful menghentikan tawa kami.. "Ayook.. dibelakang asrama ya. Sambil berjemur.. nanti kan pas anget-angetnya matahari tuh." Ketusku. "Oke.. ide bagus.. " jawab saiful mengakhiri perbincangan kekamar kami.. Sampai dikamar langsung saja kuletakan Qur'anku. Berganti pakaian.. Meraih kopi fajar tadi.. dan mengambil makanan ringan yang biasanya sengaja ...