Menyapa bahagia (Part 3-Tamat) | Cerpenku
"Shodaqollohul 'adziim.." Suara ramai kami mengkhiri Ngaji subuh pagi ini.. Aku bangkit dari dudukku bersama para santri lainnya untuk menuju asrama kami masing-masing.. Berjalan berjejer dengan saiful yang sesekali mengingat bacaan qur'an ngaji tadi.. "Semangat banget kamu ful" Ucap ku menghentikan bacaannya.. "Hehe.. Aku kan semangat terus mar.. Emangnya kamu, Dikit-dikit lemes.." ngejek saiful di ikuti tawa kecil kami berdua.. "Se-enggaknya masih kuat untuk berangkat ngaji kan ful" Tertawa lebar kami.. "Katanya mau ngopi lagi mar, " Tanya saiful menghentikan tawa kami.. "Ayook.. dibelakang asrama ya. Sambil berjemur.. nanti kan pas anget-angetnya matahari tuh." Ketusku. "Oke.. ide bagus.. " jawab saiful mengakhiri perbincangan kekamar kami.. Sampai dikamar langsung saja kuletakan Qur'anku. Berganti pakaian.. Meraih kopi fajar tadi.. dan mengambil makanan ringan yang biasanya sengaja ...